Berita

Dukung Pemerintah, Petranesian Sudah Divaksinasi

Blog Single

Usai melaksanakan Vaksinasi Covid-19 tahap satu, yang menyasar para tenaga kesehatan sebagai garda depan, kali ini Indonesia telah memasuki tahap dua pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ditujukan kepada kelompok masyarakat yang karena profesinya rentan terpapar Covid-19, salah satunya adalah tenaga pendidik. Universitas Kristen Petra (UK Petra), sebagai institusi pendidikan turut berpartisipasi dalam Vaksinasi Covid-19 tahap dua ini, yang terbagi dalam dua kloter. 

Kloter pertama mendapatkan vaksinasi pada 22-23 Maret 2021. Sebanyak 100 orang pegawai, baik dosen maupun tenaga kependidikan, mendapatkan vaksinasi di Puskesmas Jemursari. Tak lama kemudian pada 26-31 Maret 2021, UK Petra berkesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kloter kedua. Bekerja sama dengan Puskesmas Siwalankerto, Klinik Pratama Petra membantu pelaksanaan vaksinasi terhadap 580 orang dosen dan tenaga kependidikan UK Petra, serta guru-guru di sekitar wilayah Siwalankerto. Sedangkan untuk vaksinasi kloter ketiga, sebanyak 42 dosen dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksinasi di puskesmas Siwalankerto.

Untuk vaksinasi kloter pertama, penerima mendapatkan vaksin Sinovac, sedangkan untuk kloter dua dan tiga, penerima mendapatkan vaksin AstraZeneca. Terdapat perbedaan dalam dua vaksin, salah satunya adalah waktu pengulangan vaksinasi untuk yang kedua. Vaksin Sinovac, penerima diatas 60 tahun, menerima vaksin kedua setelah 28 hari, sedangkan penerima dibawah 60 tahun setelah 14 hari. Namun untuk vaksin AstraZeneca, penerima menerima vaksin kedua setelah 8 minggu. 

Saat pelaksanaan vaksin, para penerima harus melakukan skrining, hal ini untuk memastikan kesehatan penerima. Setelah menerima vaksin, penerima harus menunggu 30 menit untuk melihat apakah ada efek samping atau keluhan yang dirasakan. Jika tidak ada, maka penerima akan mendapatkan surat keterangan telah mendapatkan vaksinasi pertama lengkap dengan jadwal kembali untuk vaksinasi yang kedua.  

“Pemerintah sudah berusaha memberikan yang terbaik bagi rakyatnya dengan menggratiskan biaya vaksinasi. Saya berkesempatan menerima vaksinasi di kampus, menurut saya, pelaksanaan vaksinasi di kampus sudah berjalan dengan sangat baik dan tertib serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Harapan saya dengan adanya vaksinasi, kehidupan bisa berjalan dengan normal kembali. Kasus COVID-19 dapat berkurang, perekonomian Indonesia bisa pulih kembali, kita bisa kembali bekerja di kampus, mahasiswa dapat belajar lagi di kampus, meskipun tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Dian Wulandari, S.IIP., Kepala Perpustakaan UK Petra. (rut/Aj)

Ikuti terus berita dan prestasi terkini dari Universitas Kristen Petra. Silahkan menghubungi kami melalui email info@petra.ac.id atau nomor HP 081234067323. Jangan lupa follow akun sosial media kami, Instagram @uk_petra dan  Facebook PCU Surabaya.