Berita

Berawal Dari Hima, Bawa Pulang Juara Pertama

Blog Single

Tiga mahasiswa International Business Management (IBM) UK Petra berhasil menorehkan prestasi. Thomas Sadli, Like Widjaja, dan Joshua Chang meraih juara pertama dalam International Marketing Club of Bina Nusantara (IMCB) Day 4.0 Online Business Case Competition. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Universitas Bina Nusantara (Binus) dan berlangsung mulai 9 November – 4 Desember 2020 secara daring.  

Menurut Thomas, mereka mendapatkan informasi mengenai lomba ini dari Himpunan Mahasiswa Bisnis Internasional UK Petra (Himabintra). “Informasinya dari sana, dan langsung inisiatif mau ikut karena temanya tentang bisnis dan marketing. Saya tertarik juga karena yang mengadakan lomba ini Binus, bisa dibilang lumayan bergengsi,” ucap Thomas saat dihubungi melalui Google Meet.

Satu suara dengan Thomas, Like juga ingin menambah pengalaman baru dengan mengikuti lomba. “Saya juga ingin mencoba kerja bersama dua orang ini. Kami sebenarnya sama-sama fungsionaris Himabintra, jadi sekalian lomba ini sebagai kesempatan untuk bonding di luar urusan Himabintra,” ujar Like.

Joshua juga sependapat dengan mereka, bahkan nama kelompok yang mereka gunakan adalah “Bintra”, diambil dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) tempat mereka melayani saat ini, yaitu Himabintra.

Dalam kompetisi ini, mereka harus melalui dua babak. “Babak pertama itu tahap eliminasi, kita diberi studi kasus. Kita harus menganalisa masalah di perusahaan dan memecahkan bagaimana cara mengatasinya. Hasilnya dikumpulkan dalam bentuk paper. Setelah dinyatakan lolos, babak kedua adalah presentasi. Materi presentasinya berasal dari paper yang sudah kita kumpulkan,” ucap Joshua menjelaskan proses lomba yang telah dilalui.

Kelompok Bintra ini mendapatkan tugas untuk memecahkan masalah dari PT Solusi Bangun Indonesia. “Jadi untuk babak pertama kami menulis papernya, sekaligus kami harus mempresentasikan paper tersebut dalam video berdurasi tiga menit. Lalu, videonya diunggah di Instagram,” jelas Like.

Hal tersebut lumayan menantang karena ada batas durasi video, sedangkan yang ingin disampaikan ada banyak. Selain itu, waktu menjadi hambatan mereka dalam kompetisi ini. “Time management merupakan hal yang lumayan berat, karena waktu persiapannya sangat mepet, sekitar satu minggu. Kondisinya waktu itu kami sama-sama sibuk, jadi menemukan waktu yang pas untuk diskusi merupakan tantangan tersendiri,” ucap Joshua.

Tidak berhenti sampai di situ, untuk urusan edit video juga menjadi tantangan bagi mereka. “Kami tidak memiliki background seperti anak desain yang bisa edit video, sehingga lumayan menantang buat kami,” ucap Like.

Mereka bertiga tidak menyangka, usahanya membuahkan hasil yang manis. “Target awal saya yang penting papernya bagus, masalah masuk final atau tidak, juara atau tidak, itu urusan nanti,” ucap Joshua.

Like juga menambahkan bawah ketika mengikuti lomba tentu ingin menang. “Tidak menyangka juga bisa dapat juara satu kali ini. Intinya sangat senang dan bersyukur sekali dapet juara satu karena unexpected banget,” tambah Like.

“Harapannya saya masih ingin ikut lomba lagi bersama mereka. Saya merasa kami memiliki fondasi yang solid, kenapa tidak dicoba untuk lomba-lomba yang lain,” ucap Thomas. (Pa/Padi)

Ikuti terus berita dan prestasi terkini dari Universitas Kristen Petra. Silahkan menghubungi kami melalui email info@petra.ac.id atau nomor HP 081234067323. Jangan lupa follow akun sosial media kami, Instagram @uk_petra dan  Facebook PCU Surabaya.