Connect with us
  • b
  • a
  • x
A CARING AND GLOBAL UNIVERSITY
WITH COMMITMENT TO CHRISTIAN VALUES

Mahasiswi Jepang Berbagi Tips Keselamatan Gempa Pada Siswa SMK

January 16, 2019

Bencana alam dapat terjadi dimanapun, kapanpun, dan pada siapapun. Beberapa saat yang lalu, beberapa daerah di Indonesia diguncang gempa dan tsunami. Gempa Lombok yang terjadi pada akhir Juli 2018 menyebabkan sekitar 500 korban meninggal dan lebih dari 300.000 orang mengungsi. Disusul dengan gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala yang memakan korban yang juga tidak kalah banyaknya.

Biro Administrasi Kerjasama dan Pengembangan (BAKP) Universitas Kristen Petra (UK Petra) bekerja sama dengan Perpustakaan Umum Surabaya menyelenggarakan Earthquake Safety Tips Session. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Umum Kota Surabaya pada 23 November 2018 lalu. “Kita dapat mengedukasi diri tentang langkah keselamatan dalam menghadapi dan mengantisipasi bencana lewat berbagai cara, membaca dan menonton video, pada hari ini kita mempunyai kesempatan untuk belajar dari salah satu mahasiswa pertukaran asal Jepang yang sedang kuliah di Universitas Kristen Petra,” ujar  Renny Novemsy Dese, S.S., selaku Head of Student Mobility Division BAKP.

Kana Takase, seorang mahasiswi pertukaran pelajar asal Jepang membagikan tips untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. “Kita harus berjaga-jaga sebelum terjadi gempa, peralatan evakuasi, makanan dan air minum. Selain itu kita juga harus berunding dengan keluarga tentang titik kumpul saat terjadi bencana sehingga kita tidak terpisah dengan keluarga,” ujar mahasiswi yang menempuh pendidikan di International Bussines Accounting UK Petra ini.

Negara Jepang sendiri merupakan negara yang rawan mengalami gempa bumi. Lokasi atau letak geografislah yang menyebabkan Jepang sering dilanda gempa. Masyarakat Jepang sendiri telah dibekali dengan pemahaman tentang gempa bumi, tsunami, serta telah mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk menyelamatkan diri sejak usia dini. Hal inilah yang menyebabkan minimnya korban saat terjadi bencana di Jepang.

Sebanyak 60 siswa kelas 10 SMK Tanada Surabaya dibagi ke dalam enam kelompok dan di dampingi oleh para mahasiswa UK Petra yang tergabung dalam Petra Mate. Mahasiswi asal Kwansei Gakuin University ini menjelaskan tentang cara menyelamatkan diri yang benar saat terjadi gempa serta apa saja yang perlu disiapkan sebelum terjadi gempa. Misalnya, saat gempa besar, sebaiknya tidak menggunakan kendaraan untuk melarikan diri, karena gempa besar biasanya memiliki potensi terjadi tsunami. (rut/Aj)




Berita lainnya