Penyambutan Mahasiswa Asing

30/09/2016


Pada tanggal 2 September 2016, UK Petra menyambut mahasiswa asing peserta program student exchange dan program Darmasiswa. Acara penyambutan ini dilaksanakan di Lounge Entrance Hall UK Petra. Semester ini sebanyak 18 mahasiswa internasional yang berasal dari negara Belanda, Jerman, Italia, Korea, dan Thailand disambut oleh Pimpinan Universitas, BAKP, dan Pimpinan Program/Prodi tujuan dari mahasiswa-mahasiswa ini. Dalam acara penyambutan yang dilaksanakan secara informal ini, para mahasiswa asing berkenalan dengan civitas kampus, rekan Petramate, dan juga sesama mahasiswa asing lainnya.

Dari 18 mahasiswa asing ini, 13 mahasiswa mengikuti program student exchange, terdiri dari 8 Mahasiswa dari Belanda, 2 dari Jerman, dan 3 dari Korea Selatan. Mereka akan bergabung di program IBAcc, IBM, Manajemen Kepariwisataan, dan Sastra Inggris. Selain program student exchange, UK Petra juga menjadi tujuan mahasiswa asing peserta program Darmasiswa. Darmasiswa adalah program dari pemerintah Indonesia untuk mendukung globalisasi dan pengenalan antar budaya negara. Program Darmasiswa kali ini diikuti oleh 2 mahasiswa dari Thailand, 2 mahasiswa Korea Selatan, dan 1 mahasiswa dari Italia. Kelima mahasiswa yang mengikuti program Darmasiswa ini, akan menempuh 14 SKS per semester yang terdiri dari 10 SKS mata kuliah Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan 4 SKS Indonesian Culture in Practice. Dalam mata kuliah Indonesian Culture in Practice, para mahasiswa diperkenalkan kebudayaan Indonesia dengan cara belajar membuat kerajinan seperti kain batik jumputan dan membuat topeng batik.

Para mahasiswa student exchange akan mengikuti perkuliahan di program seperti mahasiswa pada umumnya. Mahasiswa student exchange ini bergabung di program IBAcc 2 orang, IBM 3 orang, Manajemen Kepariwisataan 6 orang, dan Sastra Inggris 2 orang. Keistimewaan tahun ini adalah 2 orang peserta student exchange meminta untuk mengikuti perkuliahan BIPA. Keinginan mahasiswa asing untuk mempelajari bahasa Indonesia ini mengindikasikan bahwa para mereka memiliki ketertarikan untuk lebih dalam memahami Indonesia bukan hanya ingin pengalaman mencicipi budaya Indonesia di sela perkuliahan.

Christopher Benner, seorang mahasiswa dari Hochschule Mainz University of Applied Sciences, Jerman, menceritakan pengalamannya. Semua diawali dengan kerinduannya untuk mengenal budaya selain budaya Eropa. Kemudian ia bertemu dengan salah seorang dosen IBAcc UK Petra saat berkuliah keuangan di Jerman. Dari diskusi itu ia mendapatkan informasi tersedianya program student exchange ke UK Petra. Ketika ditanya apa yang hendak ia pelajari di Indonesia, ia menjawab “I want to study finance or accounting so I hope I can learn much here“. Menerima mahasiswa dari luar negeri dan berbagi ilmu dan kebudayaan adalah salah satu kegiatan yang mengusung visi UK Petra untuk menjadi A Caring and Global University with Commitment to Christian Values. (noel) (/dit)

foto terkait

berita lain

Pembatalan Kuliah Tamu Prof Jerome Friedman
Pada tanggal 3 Januari 2017 International Peace Foundation (IPF) menghubungi UK Petra dan menyampaikan bahwa ada masalah yang tidak dapat terhindarkan berkaitan dengan rencana Kuliah Umum oleh Penerima Nobel, Profesor Jerome Friedman, di UK Petra 10 Maret 2017. Dikabarkan bahwa beliau saat ini sedang menghadapi kondisi masalah kesehatan yang mengharuskan beliau melalui sebuah prosedur operasi dimana sebagai salah satu akibatnya beliau kehilangan penglihatannya untuk sementara waktu. Oleh sebab itu kuliah tamu yang telah dijadwalkan pada tanggal 10 Maret 2017 tidak dapat dilaksanakan. Waktu penggantinya untuk sementara masih belum dapat ditetapkan, kami tetap menunggu berita dari IPF terkait perkembangan masalah ini. 
 
Mohon kesediaan teman- teman untuk bersama- sama dengan kami mendoakan proses kesembuhan Profesor Friedman dan istri yang mendampingi, sehingga dapat membagikan ilmu yang dimiliki beliau kepada kita semua.