map_ejv.GIF (7964 bytes)

EAST JAVA

Banyuwangi

TAMAN NASIONAL BALURAN

TERUMBU KARANG

terumbu2-c.jpg (17157 bytes)terumbu3-c.jpg (18841 bytes)

Terumbu karang yang mempunyai bentuk bercabang, pipih seperti kipas, ataupun menyerupai kelopak bunga sesungguhnya merupakan tempat hidup koloni hewan dan tumbuhan karang.
Tipe terumbu karang yang ada di sepanjang pantai Taman Nasional Baluran adalah karang tepi, memiliki lebar yang beragam dan berada pada kisaran kedalaman 0,5 meter sampai 40 meter.
Zonasi terumbu karang di perairan Taman Nasional Baluran diawali dari: 

  • Dataran terumbu karang, berada pada kedalaman 0,5 meter sampai 3 meter dan didominasi oleh karang yang ukurannya kecil.
  • Puncak terumbu karang, didominasi oleh jenis karang keras (hard coral).
  • Lereng terumbu. Zona ini sangat berpotensi karena hampir semua jenis
    karang dan ikan hias yang ada di perairan Taman Nasional Baluran dapat dijumpai di bagian ini.
  • Daerah tubir merupakan daerah yang sangat menarik untuk kegiatan wisata alam bahari karena dipenuhi oleh jenis karang lunak (soft coral) dan jenis ikan yang bergerak secara berkelompok, sehingga menjadi atraksi alam bawah air yang mempesona.

Terumbu karang mempunyai fungsi fisik sebagai pelindung pantai dari pengikisan air laut (abrasi), fungsi ekologi bagi kelangsungan hidup berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya, serta fungsi ekonomi khususnya bagi penduduk pantai (nelayan) dan dapat dikembangkan untuk dimanfaatkan sebagai objek wisata alam bahari.
Kawasan perairan Taman Nasional Baluran memiliki sekitar 145 jenis karang, antara lain: 

  • Suku ACROPORIDAE ada 42 jenis, misalnya Montipora aequitubercula, Montipora digiata, Montipora informis, Acropora palifera, Acropora austera.
  • Suku FUNGIDAE ada 10 jenis, antara lain Helio fungiactiniformis, Fungia fungites, Fungia scabra, Fungia valida.
  • Suku PORITIDAE ada 13 jenis, antara lain Porites sylindrica, Porites lichen, Porites lobata, Politus rus, Goniopora columna, Alveopora spongiosa.
  • Suku MILLEPOEIDAE ada 2 jenis, yaitu Melliopora tenella dan Melliopora platyphyllia. Khusus untuk jenis ini hanya bisa dijumpai di Tanjung Bilik Timur.
  • Suku HELIOPORIDAE di Taman Nasional Baluran hanya ada satu jenis, yaitu Heliopora coerulea. Jenis ini mendominasi daerah Bilik Timur. Penyebarannya cukup merata pada semua wilayah yang memiliki penutupan karang hidup.

Heliopora coerulea atau karang biru (blue coral) mempunyai bentuk pipih yang menyerupai kelopak bunga, tampak luar putih tetapi bila terluka atau dipatahkan sedikit dari ujungnya, akan tampak berwarna biru sehingga karang ini disebut karang biru.  

Further information will be provided as soon as possible.
Any comments can be directed to webmaster@petra.ac.id

top.gif (1945 bytes)