Dalam mengelola sebuah perusahaan perlu adanya pembagian sistem tata kelola yang rapi dan terstruktur. Sistem tata kelola inilah yang akan menentukan masa depan perusahaan lewat pengaturan cashflow yang transparan serta pembagian keuntungan yang adil diantara pemegang saham. Sistem inilah yang dinamakan Corporate Governance.
Corporate Governance menurut Rudolfo Baumater adalah kerangka peraturan dan praktek yang menekankan kepada akuntabilitas, transparasi serta fairness dalam hubungan perusahaan dengan stakeholders nya. Rudolfo bersama Drs. Ronny Mustamu, M.Mgt dan Stefan Handoyo dari IFC (International Finance Corporation) menjadi pembicara dalam seminar “Promoting Corporate Governance in the Asian Context” yang berlangsung pada 30 Juli 2012 lalu di Ballroom Hotel Shangrila, Surabaya. Seminar yang berlangsung selama kurang lebih delapan jam ini diselenggarakan oleh jurusan Manajemen Bisnis, UK Petra.
Rudolfo yang juga Dewan Komisaris dari PT Sinar Mas Land Ltd. menegaskan bahwa corporate governance memiliki manfaat dalam manajemen perusahaan. “Corporate governance memiliki manfaat antara lain bisa melindungi kepentingan stakeholders serta meningkatkan value dari perusahaan itu sendiri,” ujar pria asal Filipina itu. Rudolfo juga menambahkan bahwa komponen kunci yang dijaga dalam corporate governance adalah Board Practice, Transpararency, Control Environtment, Right of Stakeholders dan Commitment
Meskipun membagikan materi mengenai sistem yang bisa meningkatkan nilai perusahaan, akan tetapi Rudolfo tidak memberikan jaminan corporate governance bisa membawa kesuksesan secara instan. ”Corporate governance hanya sebuah sistem, jika ingin mencapai kesuksesan banyak faktor yang harus dipenuhi antara lain profit yang dihasilkan,” ujarnya dalam menanggapi pertanyaan salah satu peserta.
Dalam seminar ini juga ada sesi presentasi dari Stefan Handoyo yang menjelaskan mengenai promosi corporate governance di Indonesia. Lalu sesi ditutup dengan sesi Ronny Mustamu yang menjelaskan case-case study mengenai tantangan corporate governance di Indonesia. (Chriz)


Siwalankerto 121-131 Surabaya