Prestasi Dari Palangkaraya
23/10/10

Tim Paduan Suara UK Petra yang mengikuti Lomba PESPARAWI (Pesta Paduan Suara Gerejawi) Mahasiswa Nasional XI di Palangkaraya 17-23 Oktober 2010 tidak pulang ke Surabaya dengan tangan hampa. Raihan dua penghargaan emas kategori Musica Sacra dan Gospel/Spiritual serta penghargaan perak kategori Folklore di event dua tahunan itu menyertai perjalanan pulang mereka serta memenuhi koleksi penghargaan yang pernah diraih tim Paduan Suara UK Petra.

Dalam lomba kali ini, tim Paduan Suara UKP membawakan lagu-lagu antara lain berjenis sacred, afro-american spiritual serta lagu daerah suku Dayak sebagai lagu wajib. Semua kategori lagu ini dinyanyikan bersama satu tim. Menurut penjelasan Rubin Loekito selaku salah satu pelatih tim paduan suara, tiap kategori lagu memiliki keunikan dalam hal ritme dan latar belakang historisnya.

 Dosen mata kuliah dasar umum ini menyatakan PESPARAWI kali ini sangat spesial. Pertama, karena mayoritas dari 29 orang tim paduan suara merupakan mahasiswa yang belum pernah mengikuti PESPARAWI dua tahun sebelumnya. “Hanya sekitar empat orang yang pernah mengikuti, selebihnya  25 orang mayoritas baru jadi belum memiliki pengalaman”, ujarnya. Kedua, karena lomba ini diadakan di luar Jawa. Ketiga, karena adanya motivasi baru yang ditanamkan kepada tim paduan suara sebelum berangkat lomba yaitu “Menyanyi bukan hanya sekedar menyanyi dan mencari rangking setinggi-tingginya, tapi bagaimana kita bisa menjadi lebih berarti dan menjadi berkat serta menumbuhkan kerohanian masing-masing peserta”, ujar Rubin. Aspek kerohanian juga menjadi perhatian dalam pembekalan tim paduan suara yang berangkat ke PESPARAWI kali ini.

Secara keseluruhan tim Paduan Suara UK Petra menempati peringkat keempat dari 36 tim yang mengikuti PESPARAWI; namun, hasil tersebut tidak menyurutkan kebanggaan Rubin akan tim paduan suara yang sebagian besar anggotanya masih “hijau” tersebut. “Dari awal saya tidak mematok hasil tinggi, pokoknya dapat gold” katanya. “Tapi saya akan terus memberi pelatihan bagi tim paduan suara yang sekarang, seperti pemberian kelas vokal privat bagi tiap anggota; harapannya nanti untuk jangka panjang, supaya ketika ada lomba lagi, persiapannya jadi lebih matang jauh hari”, jelasnya. Untuk tim paduan suara yang sekarang, Rubin juga mengatakan mereka memiliki peluang besar untuk berkembang lebih baik lagi di masa depan.(Chriz)

Galeri