Peresmian Patung Torso drg. Tan Tjiauw Yong
21/08/10

Sabtu siang, 21 Agustus 2010 telah berlangsung peresmian patung torso Rektor pertama Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, almarhum drg. Tan Tjiauw Yong. Peresmian patung yang berada di halaman depan entrance hall ini diawali dengan kebaktian ucapan syukur di Auditorium UK Petra, dengan dihadiri oleh kedua anak drg. Tan Tjiauw Yong, yaitu keluarga Dr.dr. Tan Koen Gie dan Tan Giok Kie, Pembina-Pengurus-Pengawas Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) Petra, Dewan Penyantun YPTK Petra, para Pejabat Struktural, para Dosen, perwakilan Lembaga-Lembaga Mahasiswa serta beberapa undangan khusus. Dalam kebaktian ini, ditegaskan kembali tujuan dari pembuatan patung ini, sebagai pengingat akan jasa-jasa drg. Tan Tjiauw Yong dalam mendirikan UK Petra. Seperti yang dipesankan Pdt. Liem Ie Tjiauw, S.Th. dalam kotbahnya, “Tujuan pembuatan patung bukan untuk tempat pemujaan, akan tetapi untuk mengenang founding father UK Petra, sekaligus mengingatkan kembali semangat almarhum untuk tetap dijadikan teladan”.

Siapakah drg.Tan Tjiauw Yong? Almarhum yang lahir di Malang, 21 Agustus 1918 silam ini merupakan sosok yang mempunyai peranan yang cukup besar dalam proses pendirian UK Petra. Berkat sumbangan pikiran dan tenaga beliau lah, sehingga pada tahun 1961, berdiri UK Petra dengan Fakultas Sastra Inggris sebagai fakultas pertama. Dan dua tahun kemudian, menyusul berdiri Fakultas Teknik Sipil dan Fakultas Teknik Arsitektur. Ruang dan fasilitas perkuliahan yang sangat terbatas pada awal pendirian UK Petra, membuat Rektor pertama UK Petra (1961-1966) ini bersama pimpinan universitas lainnya berinisiatif mengadakan penggalangan dana. Hasil pengumpulan dana itulah yang kemudian digunakan untuk mendirikan gedung pertama UK Petra di Jalan Embong Kemiri 11. Kecintaan yang besar terhadap UK Petra, membuatnya tidak pernah berhenti mengupayakan suatu hal demi perkembangan UK Petra. Walaupun berada di luar negeri, sifat yang menonjol yaitu semangat juang yang tinggi untuk mencapai sesuatu inilah, membuat beliau tetap mencari dana bantuan luar negeri untuk UK Petra.

Dengan dibukanya kain penutup patung oleh Tan Giok Kie, anak kedua almarhum, maka resmilah patung torso drg. Tan Tjiauw Yong. Peresmian Patung torso ini menjadi hadiah paling indah bagi ulang tahun drg.Tan Tjiauw Yong, yang sampai akhir hidupnya, belum dapat mewujudkan keinginannya untuk melihat perkembangan UK Petra. “Terima kasih, penghargaan atas usaha ayah kami diwujudkan dalam patung torso ini. Semoga UK Petra semakin berjaya dengan mempertahankan kualitas pendidikannya agar dapat berguna bagi masyarakat“ ujar Tan Koen Gie, anak pertama almarhum saat memberikan sambutannya.

Kini patung torso berbahan tembaga dan kuningan karya seniman Nasional, I Nyoman Nuarta telah berdiri dengan megah di UK Petra. Semoga semangat juang drg. Tan Tjiauw Yong bisa menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas UK Petra. Sama seperti pesan drg.Tan Tjiauw Yong, yang tertulis dalam prasasti Patungnya :

 

Dengan pertolongan Yesus Kristus,
Universitas Kristen Petra mengharapkan anda mengabdi dengan tulus ikhlas kepada Gereja, Nusa dan Bangsa,
serta kepada Almamater.

(Ajeng)

Galeri