Pengabdian yang Tak Pernah Sia-sia
24/09/10

Jumat (24/9) tidaklah menjadi hari yang biasa seperti yang terlihat sebelumnya di UK Petra. Kehadiran tamu undangan dan sivitas akademika membuat ruang Auditorium UK Petra menjadi crowded. Hari itu diadakan rapat terbuka Dies Natalis ke-49 UK Petra. Dalam acara tersebut juga diadakan acara pemberian penghargaan kepada para sivitas akademika.

Adalah Kosim, salah seorang sivitas di Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus (UPPK)  yang mendapatkan penghargaan dalam acara tersebut. Beliau mendapatkan penghargaan Petra Kencana Bhakti, penghargaan bagi sivitas yang telah mengabdi selama tiga puluh tahun di UK Petra. Di balik pengabdiannya selama 30 tahun ini, tidak banyak yang mengetahui bahwa ia memiliki cerita unik.

“Saya mendaftar di Petra pada tahun 1979. Pada waktu itu saya susah cari kerja, maka saya melamar pekerjaan. Pada waktu itu Petra belum terkenal. Yang terkenal namanya Petra itu pada waktu itu adalah roti Petra di jalan Kemuning. Pada waktu itu saya disuruh melamar ke Petra, tetapi saya bukan ke universitas ini, tetapi malah ke roti Petra di jalan Kemuning tersebut. Untunglah pemilik roti Petra tersebut adalah seorang dosen di universitas Petra ini juga, jadi saya dibilangi bahwa universitas Petra itu ada di jalan Siwalankerto. Akhirnya saya memberanikan diri melamar di Petra, dan ternyata saya diterima.” ujar pria yang berasal dari kota Pacitan tersebut.

Mengabdi selama 30 tahun di UK Petra bagi pak Kosim adalah benar-benar suatu keputusan yang tepat, karena menurutnya UK Petra selalu berusaha untuk mensejahterakan setiap sivitasnya, karena setiap anak dari sivitas UK Petra yang berkuliah di UK Petra akan mendapat potongan biaya perkuliahaan.

“Saya memiliki empat orang anak, dua orang kuliah di UK Petra dan sudah lulus, satu orang masih kuliah di UK Petra, sedangkan satu orang lagi masih SD. Potongan biaya perkuliahan dari UK Petra sangat membantu saya untuk dapat membiayai perkuliahan anak-anak saya,” ujar penghobi olahraga ini.

Di saat umur pengabdiannya yang telah mencapai 30 tahun ini, beliau hanya berharap bahwa segenap sivitas UK Petra akan dapat memiliki hubungan yang erat satu sama lain, serta untuk para mahasiswa agar dapat juga lebih mengenal UK Petra dan juga ikut untuk merawat UK Petra seperti milik mereka sendiri. (Indra)

Galeri