PELAJARI KARIER DOSEN MELALUI WORKSHOP KUM DAN SERDOS
14/10/10

“Sudahkah Anda mengurus KUM ?”, pertanyaan ini tepat bagi para rekan dosen, khususnya yang hadir di workshop KUM dan Sertifikat Dosen (Serdos) pada Kamis lalu (14/10) pagi hari di RK IV gedung W kampus UK Petra. Workshopyang dihadiri oleh sekitar lima puluhan dosen muda ini tampak dengan cermat mendengarkan penjelasan Prof. Dr. Ir. H. Nadjadji Anwar ini yang mengupas tentang mutu dan karya dalam KUM. Mantan Koordinator Kopertis VII wilayah Jawa Timur ini mengungkapkan,”KUM berbicara tentang karier seorang dosen oleh karenanya silakan Bapak Ibu mulai mengurusnya”. Nadjadji juga menguraikan tentang prosedur serta prasyarat pengajuan KUM.

Pada kesempatan berikutnya, Drs. Heri Saptono Warpindyasmoro, M.Si memaparkan topik Administrasi KUM Jabatan dan Pangkat Internal. “Untuk mengurus pengangkatan pertama ke Asisten Ahli (AA) harus menduduki jabatan sebagai dosen atau calon dosen sekurang-kurangnya satu tahun”, ujar Heri. Jadi, pengumpulan poin bisa dimulai sejak seorang dosen mengajar meski masih berstatus calon dosen. “Penting bagi dosen memiliki jabatan akademik. Setidaknya  sudah AA”, jelas Heri.

Tidak hanya KUM, dosen juga harus mengantongi serdos. Hal tersebut diungkapkan oleh Prof.Dr. Widji Soeratri, DEA.Apt di sesi terakhir. Dosen Unair ini secara gamblang menjelaskan tentang prasyarat sertifikasi dalam peningkatan mutu dosen. Widji menyinggung bahwa semua dosen harus memiliki sertifikasi, tidak gurubesar saja bahkan AA juga nantinya harus mengurus sertifikasi.

Ditemui di tempat terpisah, Andrian Dektisa Hagijanto, S.Sn., M.Si yang menghadiri seminar sangat mendukung diadakannya acara seperti ini karena menurutnya karier seorang dosen ditentukan secara signifikan oleh jabatan akademik dan kepangkatan. Pelatihan ini juga menyadarkan para dosen akan tugas dan tanggung jawabnya yang tidak hanya sekedar mengajar, meneliti dan melakukan pengabdian saja akan tetapi memahami bahwa jabatan akademik ikut berpengaruh terhadap akreditasi jurusan. Dekan Fakultas Seni dan Desain ini berharap, “Kedepannya akan ada juga pelatihan-pelatihan lain yang lebih kepada operasional misalnya pelatihan yang sifatnya intermediate dan advance. Misalnya berupa studi kasus dari dosen-dosen saat mengurus KUM”. Agung Herwi Bantara, SH., Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian menegaskan, “Kegiatan yang diadakan oleh universitas ini berguna untuk membekali para dosen baru dan lama yang belum berjabatan akademik untuk melatih sekaligus memahami mekanisme jabatan fungsional akademik”. 

(Indra/Aj)

Galeri