24/05/11Patrick Odhy Kunarto, mahasiswa DKV angkatan 2008, menjadi juara 2 lomba desain grafis bertemakan go green, pada tanggal 14 April 2011 lalu. Lomba desain grafis ini diadakan oleh PemProv DKI Jakarta dan bekerjasama dengan HP, yang merebutkan Trophy Gubernur DKI.
Begitu mengetahui tema kali ini adalah go green, Patrick langsung mengusung tema “Sayang cuma ngomong doang”. “Orang Indonesia kan cenderung hanya ngomong saja,” ungkap pria kelahiran 1990 ini. Pria yang mengambil konsentrasi advertising ini senang membaca majalah Concept, ketika melihat informasi mengenai lomba desain tersebut, ia langsung berminat mengikutinya; akan tetapi, waktu itu tugas menumpuk. “Dan kebetulan dosen menyuruh ikut lomba tersebut, yang katanya sebagai tugas mata kuliah advertising. Ya, saya langsung mendesain dan segera mengirimkannya,” papar pria ini.
Konsep yang telah dipikirkan Patrick, akhirnya terwujud dengan desain telepon kaleng yang ada benangnya lalu menjadi sejumlah pohon yang beruntun. Ketika dua bulan berlalu sejak pengumpulan desain tersebut, salah seorang temannya dihubungi oleh pihak Kompas Gramedia. “Sebagai temannya, ya saya mengucapkan selamat,” ungkapnya sambil tertawa. Ketika ujian, ia dihubungi dan dinyatakan sebagai pemenang juara ke-2 “Rasanya senang dan kaget saja,” katanya sumringah. Keesokkan harinya, ia langsung berangkat ke Jakarta dan menginap di hotel Millenium, Jakarta Pusat.
Lomba yang diadakan PemProv DKI Jakarta dan HP ini melangsungkan Award Night di Balai Kota Jakarta pada tanggal 14 April 2011. Saat malam penganugerahan dihadiri oleh seluruh finalis, dan juga gubernur Jakarta. Patrick sendiri menyatakan sempat nervous, karena jarang ikut lomba. Sekalinya ikut, langsung menyabet juara 2. Banyak hal yang ia dapatkan selama di Jakarta. “Saya mendapatkan pengalaman. Punya kenalan yang nantinya bisa cari tahu tentang info magang di Jakarta, banyak lah yang saya dapatkan,” ujar pria yang mempunyai hobi basket ini.
Di akhir wawancara ini, Patrick ingin membagikan sesuatu untuk kita sebagai mahasiswa “Coba saja mengikuti sebuah perlombaan, meskipun tugas kuliah menumpuk. Siapa tahu kita beruntung, dan nantinya akan mendapat banyak pengalaman.” Selain itu, dia juga menyarankan untuk melakukan segala sesuatu sesuai apa yang kita sukai dan dengan maksimal, kita akan mendapatkan hasil yang terduga. “Jangan maksa, kalau tidak suka, ya tidak usah dilakukan saja” sarannya mengakhiri perbincangan. (Rosa)



Siwalankerto 121-131 Surabaya