Kemenangan Dalam Civil Expo 2011
26/04/11

Rasa bangga sekaligus tidak percaya tercermin dari wajah tim Petra yang terdiri dari Edo Manuel, Erik Kurniawan, dan Isac Valentino ini. Perlombaan yang pertama kalinya mereka ikuti ini tak diduga-duga ternyata berhasil menorehkan satu kemenangan lagi bagi UK Petra, ya, juara 2 di dalam lomba nasional Kuat Tekan Beton “Spectacular Ultra High Strength - Self Compacting Concrete Competition” yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada tanggal 26 Maret 2011 di mall Grand City Surabaya ini setelah beton yang mereka ciptakan berhasil mencapai kekuatan 44 Mpa.

                “Bagi kami tidak mudah untuk memenangkan perlombaan ini, bahkan kami rasa ini adalah suatu mujizat kalau kami dapat memenangkan perlombaan ini. Kami melakukan persiapan H-14 hari perlombaan, padahal untuk membuat cetakan betonnya saja perlu waktu 3 minggu, dan bila membeli pun harganya sangat mahal. Bahkan saat masuk ke dalam 6 tim terbesar poin nya, ternyata beberapa tim gugur karena terjadi kesalahan sehingga memperbesar kemungkinan kami menjadi juara. Tanpa bantuan Tuhan, kami takkan bisa,” ucap edo, mahasiswa angkatan 2007 ini.

Mereka juga kesulitan karena permintaan panitia yang meminta inovasi beton di mana beton tersebut harus mampu mengalir dan memadat dengan sendirinya, dan pada hari ke-28 harus memiliki kekuatan minimum 120 Mpa, padahal sebelumnya membuat beton yang normal saja masih tidak benar. Para anggota tim ini bersyukur dalam keadaan yang serba sulit tersebut masih ada Antoni, Ph.D, dosen Teknik Sipil dan Yudhistira Santosa, S.T. yang selalu membantu mereka dalam persiapan perlombaan tersebut.

                “Kami sangat berterima kasih kepada mereka karena telah sangat membantu kami dalam perlombaan ini. Sebenarnya pun kami hanya meneliti kembali rumus-rumus yang telah dibuat oleh mahasiswa angkatan-angkatan sebelumnya dan kemudian menggunakannya. Dengan bantuan mereka kami mempelajari cara mengaduk, mengecor, dan hal lainnya agar mendapatkan beton dengan kekuatan tinggi,” sahut Edo kembali.

                “Dalam perlombaan pertama kami ini banyak hal yang kami pelajari, dari hal bertanding secara jujur, berharap, serta bekerja keras tentunya. Kami tidak menyesal telah memanfaatkan waktu luang kami untuk mengikuti perlombaan ini,” kata Isac dan Erik yang juga anggota tim ini.

                Melalui perlombaan ini, tim UK Petra merasa bangga dapat mengharumkan nama UK Petra; namun, mereka juga menyayangkan kurangnya perhatian dari UK Petra dalam kegiatan perlombaan ini, padahal setiap tahun lomba ini selalu diadakan dan tidak jarang pula tim dari UK Petra juga berhasil mendapatkan juara dalam setiap perlombaan ini. (Indra)

Galeri