Gerak Jejaring Fakultas Seni Desain Dalam MoU
29/03/11

Networking, menjadi kata kunci yang menguatkan sekaligus menjadi salah satu kebutuhan utama organisasi menghadapi globalisasi. Berbagai institusi pendidikan berlomba–lomba untuk melebarkan sayapnya, meniti kerjasama dengan berbagai pihak sehingga mampu menghadapi persaingan. Demikianlah yang dilakukan oleh Fakultas Seni dan Desain (FSD) yang memantapkan langkahnya melalui penandatanganan MoU. MoU ini merupakan salah satu wujud kerjasama yang dilakukan oleh FSD sebagai komitmen untuk  menjadi barometer pendidikan tinggi di bidang seni desain di Kawasan Indonesia Timur.

Hari Senin (14/3) Rektor UK Petra, Prof. Ir. Rolly Intan M.A.Sc., Dr. Eng. menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Prof. Dr. Hermien Kusmayati, SST, selaku Rektor Institut Seni Indonesia Jogjakarta (ISI). Penandatangan ini merupakan perpanjangan yang ketiga kalinya dari kerjasama yang dirintis sejak masa Prof. Dr. Aris Pongtuluran dr., MPH dan Ir. Paulus Nugraha M.Eng.,M.Sc.

Ada beberapa klausul baru yang disepakati dalam perpanjangan MoU ketiga ini, yaitu pertukaran dosen untuk menjadi dosen tamu (guest lecturer). “Jika di tahun 1999 hanya dosen ISI yang mengajar di FSD UK Petra, maka kedepannya dosen FSD juga mendapat kesempatan mengajar di sana. Hal yang baru lainnya terkait tentang penelitian desain, pameran karya dosen dan mahasiswa, dan juga regulasi terkait hak atas kekayaan intelektual dalam implementasi karya desain”, ungkap Andrian Dektisa Hagijanto, S.Sn., M.Si. selaku Dekan FSD.

Meskipun saat ini FSD dan dua jurusannya tersebut telah menjadi bagian dari program studi yang berpredikat terbaik di Indonesia, namun kerja sama dengan berbagai pihak untuk tujuan peningkatan kualitas institusi tetap terus dilakukan. Kerja sama dengan ISI Jogja yang merupakan salah satu kiblat utama perguruan tinggi seni desain di Indonesia ini juga membuka peluang pengembangan FSD di masa datang. Sedangkan bagi ISI Jogja, benefit kerja sama ini adalah pengalaman dalam hal proses belajar mengajar dengan menggunakan sistem studio, kompleksitas pengajaran kelas besar, dan proyeksi desain bagi kebutuhan masyarakat kota besar seperti di Surabaya ini.

“Saat ini ISI Jogjakarta juga memiliki beberapa kerjasama internasional, diharapkan melalui perpanjangan MOU ini dapat memanfaatkan perspektif kemitraan itu sebagai bagian dari jejaring institusi desain skala global bagi FSD UK Petra di tahun-tahun mendatang”, urai Andrian di ruang kerjanya. (Indra)

Galeri