Bye-bye Toilet Kumuh Bungurasih..
01/07/10

Toilet di Terminal Bungurasih. Ketika mendengar kata-kata itu pasti yang terlintas dalam pikiran kita adalah toilet yang kumuh dan tak terawat. Keadaanya semakin buruk lagi dengan banyaknya copet berkeliaran yang meresahkan pengguna terminal. Namun, dengan konsep toilet Jedhingku karya Jimmy Adisastra dan Caroline Ciwendro, hal-hal semacam itu sudah dapat diatasi.

Desain toilet umum terminal ini juga telah memenangkan Kompetisi Desain Mahasiswa Interior Indonesia 2009 (KDMII’09) dengan tema Desain Toilet Umum Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi yang digelar oleh Ikatan Pelaku Industri Interior Indonesia (INDESS). “Kami membuat desain toilet yang nyaman, bersih, dan ada tempat penyimpanan barangnya,” ujar Jimmy, mahasiswa Jurusan Arsitekur angkatan 06.

Mereka melihat bahwa pengguna toilet umum di terminal adalah orang-orang yang bertujuan mudik, sehingga membawa banyak barang. “Kan tentu saja mereka membawa banyak barang. Mau dibawa masuk toilet susah. Mau dititipkan di tempat penyimpanan barang juga harus membayar, karena itu kami membuat desain yang mempunyai tempat penyimpanan barang di dalam kabin toilet,” ujar Alin, mahasiswa Jurusan Desain Interior 06. Unsur keamanan yang mereka usung bertambah ketika mereka menentukan posisinya berada di tengah ruang tunggu terminal, bukan di pojok seperti toilet umumnya.

Selain aman, mereka juga menambahkan fungsi sustainable and bio toilet. Desain toilet ini menggunakan serbuk kayu sebagai pengurai kotoran. Dalam beberapa minggu setelah terurai, kotoran akan menjadi pupuk yang dapat digunakan tanaman yang dipasang di vertical garden di luar toilet. Tanaman yang ditanam di luar toilet adalah tanaman Toga (obat keluarga) yang dapat digunakan untuk menetralisir bau tak sedap.

Selain itu, mereka juga memberikan nuansa pedesaan dengan menempelkan wallpaper nuansa desa. “Atapnya juga kami buat terbuka. Jadi mirip dengan jamban di pedesaan,” tambah Jimmy. “Kami juga menggunakan lampu petromaks elektrik sehingga nuansa pedesaan semakin terasa,” ujar Alin. (Joehan)

Galeri