29/12/10Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh mahasiswa UKP; tepatnya Desember 2010 yang lalu lima orang mahasiswa jurusan Arsitektur UK Petra angkatan 2007 berhasil menyabet juara tiga dalam perlombaan Green Design.
Lomba Green Design yang diadakan oleh Kota Baru Parahyangan (KBP), sebuah developer di Bandung ini merupakan perlombaan yang ditujukan tidak hanya untuk kalangan mahasiswa saja akan tetapi juga diikuti oleh para Arsitek professional. Awalnya tim UK Petra mengirimkan empat kelompok dengan lima mahasiswa tiap kelompoknya yang tergabung dalam mata kuliah pilihan Arsitektur Kota. “Perlombaan ini untuk melatih mental mereka sekaligus agar terlatih menghadapi kompetisi apapun,” ujar Rully Damayanti, ST., M.Art selaku dosen Arsitektur Kota. Pada akhirnya hanya satu tim saja yang berhasil memetik buah manis dari perlombaan berskala nasional ini. Tim ini beranggotakan Lisa Agustin, Suryanaga, Stefany Doho, Hendrick Tanuwidjaya, dan Alex Setiawan. Mereka berhasil menyisihkan 50 tim. “Persiapan kami sangat mepet, karena praktis kami hanya membuatnya dalam jangka waktu 10 hari saja di tengah banyaknya tugas mata kuliah yang lain,” ujar Lisa.
Dalam lomba ini para peserta diminta membuat konsep Green Design untuk Publik Building diatas lahan sebesar 14 ha yang ada di Kota Baru Parahyangan. Para peserta harus bisa membuat konsep bangunan dengan fungsi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) yang di dalamnya terdapat resort, botanical garden, waterpark area, birdpark area, retail, café dan restoran, wellness center, water adventure mass, horse riding track. Setelah melalui perundingan, Lisa dkk sepakat mengambil konsep bangunan budaya Sunda. Uniknya, budaya Sunda yang umumnya berbentuk persegi atau kotak kali ini dimodifikasi secara modern dengan desain berbentuk lengkung-persegi panjang disesuaikan dengan kontur yang ada. “Konsep ini sengaja kami ambil agar dapat memaksimalkan lahan yang ada,” ujar Stefany.
Setelah mendapat berita, Lisa dkk yang menjadi finalis ini harus bersaing dengan empat Arsitek professional lainnya. Bermodalkan Rp 3.000.000 dari panitia, para finalis diharuskan membuat Maket, Produk Detail dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari sketsa yang telah dikirimkan saat babak penyisihan. Penjurian berlangsung tertutup selama 30 menit dengan dua sistem yaitu presentasi dan tanya jawab. Akhirnya para juri yang terdiri dari Ir. Nirwono Joga,MLA, Ir. Anthony Sihombing, MDP, Ph.D, Ir. Ahmad D. Tardiyana, MUDD sepakat menetapkan tim UK Petra sebagai juara tiga yang berhak atas piagam dan membawa pulang hadiah sebesar Rp. 7.500.000. (Aj)




Siwalankerto 121-131 Surabaya