BSE Advanced 2011 : Unggulkan Good Moral Characteristic dalam Paradoxical Strategies
10/05/11

Setiap orang pasti sepakat bahwa strategi merupakan sesuatu yang sangat signifikan dalam organisasi. Perumusan strategi yang tepat akan menentukan seperti apa kelak kehidupan organisasi. Inilah yang diungkapkan oleh Diah Dharmayanti, SE., M.Si dalam Workshop Branded Schooling Experience (BSE) advanced 2011 yang digelar sebagai rangkaian Petra Parade 2011 (28/4). Seminar yang bertajuk Paradoxical Strategies on School Performance dan diikuti oleh sekitar empat belas perwakilan SMA ini menjelaskan bahwa  institusi pendidikan saat ini tidak cukup hanya merancang sebuah strategi saja, bahkan ditantang untuk merumuskan Paradoxical Strategies. Strategi dalam perspektif ini, dipaparkan oleh Diah sebagai bentuk strategi yang memadukan strategic flexibility dan strategic consistency.

“Seorang leader harus bisa me-manage sekaligus mengembangkan knowledgenya” tutur Dekan Fakultas Ekonomi ini lebih lanjut. Diah juga menegaskan, pentingnya seorang leader yang menjadi inspirasi dan mampu mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Tidak cukup sampai di situ, leader juga diharapkan mempunyai integritas yang tinggi sebab equibility dengan stability mempengaruhi performance seseorang. “Maka dari itu dalam sebuah institusi pendidikan, seorang pemimpin harus bisa berpikir personal strength of leaders. Good moral characteristic adalah kunci utamanya” paparnya. Seminar yang diadakan di kafe hotel kampus gedung A ini merupakan kegiatan yang mempersiapkan SMA untuk memperebutkan BSE Awards yang akan dianugerahkan tepat pada Dies Natalis UK Petra, September mendatang.

“Pengenalan tentang BSE advanced ini sudah tersampaikan cukup baik. Sebab manfaat yang didapat tentang leadership bisa menjadi bahan pemikiran sekolah dalam menyiapkan seorang leader. Hanya saja waktunya yang kurang” ujar salah seorang peserta, Sintowati Soetanto, kepala sekolah SMA Katholik St. Hendrikus. BSE kali ini juga dijewantahkan dengan sit-in classes.  “Dengan adanya kelas ini diharapkan para pelajar SMA tersebut mendapat gambaran program studi yang diminatinya” urai Diah. Sebab pemahaman terhadap program studi tak cukup hanya melalui penjelasan lisan saja. Tim Dwi Pekan juga berkesempatan mencicipi sit-in classes dalam kelas Acting di Jurusan Sastra Inggris. Belasan siswa SMA duduk antusias mendengarkan penjelasan Meilinda, S.S., M.A. Suasana kelas mencair saat Meilinda mengajak para siswa SMA senam pemanasan. “Kelas ini sangat seru. Apalagi dosennya perfect, mulai dari pronunciation, sampai ekspresi” ungkap Karina Angelica, siswi SMA SpinS International School. (Rosa/Aj)

Galeri