Berbagi dan Bersukacita dalam Mission Trip
17/07/12

Paduan Suara UK Petra (PSU) kembali mengadakan mission trip, guna terus melayani Tuhan. Setelah bulan Maret lalu mereka mengadakan mission trip ke Australia. Kali ini, pada tanggal 30 Juni hingga 8 Juni 2012 lalu PSU UK Petra mengadakan mission trip ke dua daerah yang berbeda.

Dengan mengusung tema An Expression of Gratitude, tim PSU UK Petra menuju kota Bandung sebagai jujukan pertama pelayanan mereka. “Tema tersebut ingin mengokohkan komitmen kami bahwa, kami ini mau melayani Tuhan melalui sebuah tim paduan suara. Jadi, bukan hanya mempunyai talenta suara yang merdu melainkan ini semua karena anugerah dari Tuhan. Sehingga kita akan selalu melayani Tuhan dengan penuh sukacita,” terang ketua Mission Trip kali ini.

Apa yang membedakan mission trip kali ini dengan sebelumnya? Mission trip kali ini beranggotakan 42 orang, kalau sebelumnya hanya 25 orang saja. “Kali ini ada kunjungan sosial, kami mengadakan paduan suara juga di panti rehabilitasi-Rumah Soteria Cimahi, Bandung dan panti werdha Elim Yayasan Pelayanan Kristen, Semarang.” kisah Desvianto Sofyan, salah seorang anggota mission trip.

Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk melayani pada acara malam penggalangan dana untuk pembangunan gedung Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSdI) Pagarasih, Bandung. Selama pelayanan di GPSdI mereka mempersembahkan 14 lagu yang terdiri dari lagi hymn, anthem, gospel, spiritual dan juga lagu daerah. PSU UK Petra juga mengadakan pelayanan di kebaktian hari Minggu, antara lain: GII Dago dan Gardujati. Selanjutnya mereka meneruskan pelayanan ke kota kedua, yaitu Semarang. Di Semarang, mereka mengadakan pelayanan di GKJ Gereformeerd, GPIB Imanuel atau akrab didengar dengan sebutan Gereja Blenduk dan GKI Peterongan.

Selama sepuluh hari melakukan pelayanan ke dua kota yang berbeda, tentunya banyak suka dan duka yang mereka alami. Sebelum berangkat pelayanan, mereka harus bersusah dahulu. Mulai dari pengumpulan dana yang dilakukan dengan cara menjual makanan, mengurus tempat-tempat tujuan selama di sana. Itu semua mereka lakukan dengan penuh sukacita, karena untuk pelayanan. Tapi, semua itu terbayar saat mereka melakukan pelayanan di kedua panti tersebut. “Kami berfellowship bersama dengan para anggota dan pengurus panti, saling berbagi, dan membaur. Kami merasa terberkati dengan pengalaman para penghuni rehabilitasi,” cerita Laura Rambu Leki, selaku ketua Mission Trip. Sama halnya dengan salah seorang anggota mission trip yang terberkati dengan penghuni rehabilitasi. “Hampir semua dari kami (PSU UK Petra) menangis saat bernyanyi bersama. Saya merasa hidup kita benar-benar beruntung. Apalagi selagi muda, kita harus tetap bersemangat dalam menjalani segala hal.” tuturnya. (Rosa/Stefan).

Galeri