Bedah Rumah Untuk Sesama
04/06/12

Ingatkah anda akan acara Reality Show Bedah Rumah”? Kali ini UK Petra mengambil konsep kegiatan yang serupa dengan acara tersebut. Bekerja sama dengan lembaga Habitat for Humanity Indonesia, UK Petra mengirimkan mahasiswanya sebagai sukarelawan untuk mendesain dan merenovasi rumah di kawasan Bulak Kenjeran, Surabaya.   

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 12 Mei 2012 ini merupakan rangkaian acara “Youth Build” yang diadakan dalam rangka ulang tahun Habitat for Humanity Indonesia ke 15. “ Acara ini diselenggarakan serentak di beberapa negara antara lain Filipina, China serta Indonesia”, ujar Herbet Barimbing, Branch Manager Habitat for Humanity Indonesia.  Untuk kegiatan di Surabaya, Herbet melibatkan UK Petra karena adanya MOU antara Habitat for Humanity Indonesia  dengan jurusan Tehnik Arsitektur. Daerah yang dipilih adalah Kenjeran karena selain menjadi basis Habitat for Humanity Indonesia juga karena di Kenjeran sedang ada kegiatan konstruksi yang didukung oleh lembaga ini.

Dalam kegiatan ini mahasiswa yang berjumlah 47 orang bekerja sama dengan pekerja konstruksi untuk mempercepat proses “pembedahan” rumah. Mereka mengangkat material, memasang rangka besi, mengeruk tanah hingga memecahkan batu. Namun dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 pagi hingga 14.00 siang ini, tidak tampak keluhan maupun kemarahan dari mahasiswa.

Menurut Herbet, pihak Habitat for Humanity Indonesia merasa senang akan kegiatan ini. “ Kami sangat senang dengan hasil kegiatan ini. Antusiasme yang ditunjukkan mahasiswa serta rangkaian acara yang berjalan lancar membuat kami lega”, ungkap Herbet. Herbet juga mengharapkan kembali partisipasi UK Petra sebagai sukarelawan dalam kegiatan finishing pembangunan nantinya.

Prof. Lilianny Arifin sebagai juga dosen pendamping kegiatan itu juga tidak menyangka antusiame mahasiswa begitu besar. “ Saya ingin membuat kegiatan ini sebagai test case apakah mahasiswa-mahasiswi rela untuk menjadi sukarelawan tanpa SKKK atau kewajiban mata kuliah. Dan hasilnya luar biasa sekali”, ungkapnya. Lilianny menambahkan bahwa ini sebagai bukti mahasiswa UK Petra mulai berubah ke generasi “3C” yaitu Caring, Compassionate dan Cooperative. (Chriz)

Galeri