Asia, simbol eksotisme dan kekayaan budaya. Geliat inilah yang akan ditunjukkan dalam ASP 2012. Kegiatan yang digagas oleh UKP dan DongSeo University ini berupaya mengangkat nilai-nilai dan kekayaan lokal Asia. Melalui program Asia Summer Program (ASP) 2012, yang kemudian berkembang menjadi lima negara di benua Asia berkolaborasi mengeksplor potensi Asia untuk kemudian menjadikan kearifan budaya lokal sebagai alternatif Pariwisata baru. Ialah Dongseo University dari Korea, Universiti Malaysia Perlis-UniMAP dari Malaysia, Bangkok University dari Bangkok, Josai International University dari Jepang dan Universitas Kristen Petra dari Indonesia.
Asia Summer Program (ASP) adalah sebuah program pendek yang diadakan saat liburan musim panas dan kali ini mendapuk UK Petra sebagai tuan rumah yang pertama. Selama tiga minggu mulai 16 Juli hingga 3 Agustus para mahasiswa ini akan belajar dalam 9 kelas yang memberi perhatian bagi potensi Surabaya yang dapat dikembangkan seperti teknologi Green Building dan sistem UMKM di Surabaya. ”Tujuan dari program ini adalah untuk membentuk pemimpin – pemimpin masa depan di Asia yang memahami budaya ASIA dan berkarakter di dalam era globalisasi. Dengan menawarkan sembilan kelas yang bisa diikuti dengan para dosen mitra yang akan mengajar”, urai Ir. Hanny Hosiana Tumbelaka. M.Sc., Ph.D selaku Wakil Rektor bidang Akademik UK Petra sekaligus Ketua Program ASP 2012.
Sejumlah 143 mahasiswa yaitu 20 mahasiswa dari Korea, 21 mahasiswa dari Malaysia, 18 mahasiswa dari Jepang, 10 mahasiswa dari Bangkok dan 74 mahasiswa dari Indonesia akan bersama – sama belajar dan mengamati kehidupan masyarakat Surabaya. ”ASP ini berbeda dengan pertukaran pelajaran pada umumnya yang hanya melibatkan dua negara, akan tetapi di sini para mahasiswa melakukan kuliah secara intensif untuk kemudian mata kuliah tersebut akan diakui sekaligus mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh kelima Rektor”, urai Prof Rolly. (Aj)


Siwalankerto 121-131 Surabaya