• – A Caring and Global University With Commitment to Christian Values
  • |
  • INDENG

Ciptakan Desain Monorail, Raih Juara 2

Kamis (09/10), tepatnya di JS Luansa Hotel and Convention Center, Jakarta, Hendy unawan, berhasil meraih juara 2 (dua) dalam lomba Nippon Paint Young Designer Award (NPYDA) yang bertema “RE: Think RE: Create, Future Living 2030”. Ajang kompetisi tahunan untuk mahasiswa Arsitektur semester 5 ke atas dan Desain Interior semester 3 ke atas ini diikuti oleh 407 peserta dari seluruh Indonesia. Adapun juri yang diundang, yaitu Andra Matin, Ahmad Djuhara, Cosmas D. Gozali, Kurjanto Slamet (Konsultan Ong & Ong), Sibarani Sofian (AECOM Indonesia), dan Edward Kusma (Gunas Land Developer).

NPYDA memberikan kesempatan kepada para arsitek dan desainer interior muda untuk mendobrak batas kehidupan masa depan. Dengan luas minimal proyek 5000 m2 bagi mahasiswa Arsitektur dan 300 m2 bagi mahasiswa Desain Interior, peserta mendapat tugas untuk mendesain sebuah komunitas atau area tempat tinggal yang ideal dalam 20 tahun mendatang. Beberapa aspek yang menjadi penilaian antara lain elemen desain ramah lingkungan, elemen warna, perencanaan desain, serta pernyataan desain dan analisis site.

Melihat isu mengenai stasiun monorail (stasiun MRT) yang sedang booming saat ini, Hendy berinisiatif mendesain untuk Kota Surabaya ke depannya. “Kendaraan di Surabaya saat ini semakin banyak dan kemungkinan macet akan lebih sering terjadi seperti di Jakarta. Oleh karena itu, saya berusaha untuk menciptakan sebuah stasiun monorail yang diintegrasikan dengan taman agar masyarakat tertarik untuk datang dan memanfaatkan fasilitas tersebut,” jelas mahasiswa asal Surabaya ini.

Hendy mengaku bahwa tantangan terbesarnya adalah mengubah sebagian dari desainnya, membuat maket dan materi presentasi hanya dalam 2 (dua) minggu. “Saya harus pintar-pintar mengatur waktu. Waktunya kuliah ya kerja tugas kuliah, waktu di rumah baru kerja tugas lomba,” ujarnya. Dalam proses pembuatan karya tersebut, Hendy berlatih secara mandiri tanpa bimbingan dosen.

“Saingan yang saya hadapi cukup berat, terutama dari finalis tahun lalu. Namun, yang pasti saya sangat bersyukur sekali bisa jadi juara 2 karena semua ini berkat Tuhan,” tuturnya. Mahasiswa kelahiran 28 Mei 1993 ini tidak menyangka akan meraih juara dengan membawa pulang uang tunai sebesar 10 juta rupiah dan voucher produk Nippon Paint senilai 7 juta rupiah.

“Pesan saya bagi adik-adik kelas adalah sering-seringlah ikut kompetisi untuk melatih diri agar kita tahu sejauh mana kemampuan kita dan tentunya dapat memacu kreativitas,” ujar Hendy menutup perbincangan. (ly/ed2/ed1)

 

Love – Integrity – Growth – Humility – Truth
Love is the Spirit of Caring  /  Integrity is Character in Action
Growth is the Fruit of Holistic Learning  /  Humility is the Beginning of Wisdom  /  Truth is the Basis of True Life