• – A Caring and Global University With Commitment to Christian Values
  • |
  • INDENG

Meningkatkan Research Impact melalui Publikasi Internasional

Berdasarkan data per 1 Januari 2014, UK Petra sempat menduduki peringkat pertama dalam publikasi internasional yang terindeks Scopus. Bagaimana sebuah penelitian bisa masuk dalam lembaga indexing internasional? Berikut liputan Dwi Pekan mengenai publikasi bertaraf internasional yang sedang menjadi salah satu target universitas.
Scopus merupakan database sitasi publikasi artikel atau jurnal internasional yang dimiliki oleh Elsevier. Scopus mempunyai koleksi publikasi lebih dari 20.500 judul jurnal dan publikasi. Karena menjadi database abstrak dan sitasi terbesar di dunia, maka Scopus menjadi salah satu tolok ukur kualitas publikasi artikel atau jurnal internasional. “Layanan database sitasi publikasi yang bertaraf internasional terdiri dari dua yakni Scopus dan ISI Thomson Reuters. Artikel atau publikasi yang dikategorikan masuk dalam keduanya tersebut memiliki reputasi internasional yang berkualitas” ujar Ir. Resmana Lim, M.Eng selaku pengelola penerbitan Jurnal Ilmiah online UK Petra.
Dengan demikian, apabila hasil penelitian belum dipublikasikan ke jurnal, konferensi, buku, atau publikasi lainnya, maka peluang untuk terindeks secara internasional menjadi kecil. Publikasi pun perlu selektif, yaitu publikasi yang tersitasi oleh oleh layanan database internasional. Tentunya, dengan sitasi bertaraf internasional akan meningkatkan reputasi institusi dan peneliti itu sendiri.
“Sesuai dengan Rencana Strategis (RENSTRA) 2014, UK Petra menargetkan pencapaian penulisan lebih dari 40 publikasi Scopus per tahun.“ ungkap Felix Pasila, S.T., M.Sc., Ph.D selaku kepala Pusat Penelitian. Pencapaian ini bisa terwujud, mengingat jumlah dosen di UK Petra sebanyak 300 orang. “Selain itu dosen UK Petra dapat terlibat publikasi Scopus dalam bentuk jurnal ilmiah ataupun conference international yang terafiliasi oleh Scopus” ujar Resmana Dosen Teknik Elektro. Sebagai penunjang motivasi dosen dalam pencapaian publikasi Scopus, Resmana menambahkan bahwa UK Petra memberikan penghargaan berupa deklarasi uang tunai untuk jurnal, IKP2M (Indeks Kinerja Penelitian dan Pengabdian Masyarakat), serta penghargaan Peneliti Terbaik.
Di akhir wawancara Ir. Resmana Lim, M. Eng mengungkapkan harapannya UK Petra perlu terus mencermati rekor di Scopus, karena menjadi salah satu barometer riset sebuah Perguruan Tinggi. Lembaga perankingan perguruan tiggi dunia QS-Star, menggunakan data Scopus untuk melihat research-impact perguruan tinggi. “Karena menjadi barometer inilah, Universitas mau tidak mau men-support bentuk kegiatan penelitian berupa pendanaan untuk penelitian dosen dan penulisan jurnal yang berkualitas”. pungkasnya. Selain itu pula, Rektor UK Petra dalam artikel Dwi Pekan edisi 20 tahun 2013 tentang “Siapkan Rencana Menuju Global University” mengungkapkan bahwa Kredibilitas UK Petra dibangun dengan meningkatkan proses pendidikan, pengajaran serta penelitian bertaraf internasional. kedepannya para dosen dapat melakukan penelitian dan publikasi di jurnal serta prosiding berkualitas, terutama yang terindeks di Scopus.
Teringat pada satu kutipan “If you do something often enough, you’ll get a ratio of result. Anyone can create this ratio”, jadi setiap dosen diharapkan lebih termotivasi untuk menghasilkan penelitian dan melakukan publikasi jurnal internasional yang terindex Scopus atau lembaga lainnya. Harapannya, bukan sekedar meningkatkan jumlah publikasi saja tetapi research impact dari publikasi tersebut bagi akademisi dan masyarakat. (YDS/Chriz)

Love – Integrity – Growth – Humility – Truth
Love is the Spirit of Caring  /  Integrity is Character in Action
Growth is the Fruit of Holistic Learning  /  Humility is the Beginning of Wisdom  /  Truth is the Basis of True Life