Lihat selengkapnya

acara akan datang

12/05/201713/05/2017
Petra Tax Competition

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi

 

Yoke Amanda

08175141997

 

atau klik di petrataxcompetition.weebly.com

Baca lebih lanjut
03/02/2017
Nuffic Neso Presentation

Sebagai salah satu usaha mengembangkan kerjasama internasional dengan institusi – institusi pendidikan di luar negeri, UK Petra telah menerima kesempatan sebagai tempat pelaksanaan presentasi beasiswa  Belanda oleh Nuffic Neso yang akan diadakan pada:

Hari, tanggal         : Jumat, 3 Februari 2017

Waktu                   : Pk. 10.00 - 12.00

Tempat                 : Ruang Konferensi IV

Pendaftaran dapat menghubungi Kustin (kustin@nesoindonesia.or.id) paling lambat 30 Januari 2017

Cantumkan nama, email, nomor hp dan kampus / program studi (untuk mahasiswa) atau pekerjaan (untuk pekerja / karyawan)

Baca lebih lanjut
Lihat selengkapnya

berita terkini

Pengalaman Internasional mengenalkan Konstruksi Indonesia

Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra (UK Petra) menerima kunjungan Faculty of Built Environment University of New South Wales (UNSW), Australia dimana rombongan UNSW dipimpin oleh Dr. Riza Yosia Sunindijo, pengajar senior di bidang manajemen konstruksi. Riza yang adalah alumnus Program Studi S1 Teknik Sipil UK Petra angkatan 1997 dan program Double Master PETRAIT ini memimpin 15 orang mahasiswa UNSW.

Dalam kunjungan ini, rombongan UNSW akan mempelajari teknik-teknik mutakhir yang dipakai dalam konstruksi di Indonesia termasuk berkunjung ke berbagai situs kajian konstruksi yang sesuai dengan perkuliahan yang mereka dapatkan dan juga berkenalan dengan budaya Indonesia. Kuliah-kuliah yang diberikan kepada rombongan UNSW adalah: 1) Green construction and sustainable building; 2) Top Down Structure; 3) Potentials of Lumpur Sidoarjo (LUSI) volcanic mud as construction materials; 4) Advanced concrete technology; 5) Artificial Intelligence applications in construction management; 6) The Suramadu Bridge. Perkuliahan-perkuliahan juga disertai kunjungan pada lokasi-lokasi yang relevan dengan materinya yaitu: Proyek Pembangunan Gedung Baru UK Petra sebagai contoh Green Building, situs lumpur Lapindo Sidoarjo untuk mengenali potensinya sebagai material konstruksi, PT. Beton Prima Indonesia untuk menilik metode pembuatan beton mutakhir Indonesia, Jembatan Suramadu dan beberapa situs kunjungan lainnya.

Perkenalan tentang budaya Indonesia kepada mahasiswa UNSW disampaikan melalui perkuliahan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan oleh Departemen Mata Kuliah Umum UK Petra. Para mahasiswa UNSW juga diberikan kesempatan untuk mempraktekkan kemampuan berbahasa Indonesia dengan mengunjungi pusat perbelanjaan dan makanan umum di Surabaya. Diharapkan dengan kunjungan selama dua minggu ini, mereka bisa memakai Bahasa Indonesia untuk kegiatan transaksi yang sederhana. Peserta ICST ini juga diberikan workshop pembuatan topeng batik untuk lebih mendalami kebudayaan tradisional khususnya Jawa Timur.

Marco Ilievski, seorang mahasiswa tahun keempat jurusan Construction Management UNSW mengatakan peserta ICST adalah mahasiswa dari yang terpilih tiap-tiap angkatan di Faculty of Built Environment. Jadi ICST ini adalah mata kuliah pilihan dan juga para pesertanya telah melalui proses seleksi. Marco berkata: “Different countries operate in different ways. It will be beneficial to understand about it”. (noel/dit)

sumber : dwipekan

Pembatalan Kuliah Tamu Prof Jerome Friedman
Pada tanggal 3 Januari 2017 International Peace Foundation (IPF) menghubungi UK Petra dan menyampaikan bahwa ada masalah yang tidak dapat terhindarkan berkaitan dengan rencana Kuliah Umum oleh Penerima Nobel, Profesor Jerome Friedman, di UK Petra 10 Maret 2017. Dikabarkan bahwa beliau saat ini sedang menghadapi kondisi masalah kesehatan yang mengharuskan beliau melalui sebuah prosedur operasi dimana sebagai salah satu akibatnya beliau kehilangan penglihatannya untuk sementara waktu. Oleh sebab itu kuliah tamu yang telah dijadwalkan pada tanggal 10 Maret 2017 tidak dapat dilaksanakan. Waktu penggantinya untuk sementara masih belum dapat ditetapkan, kami tetap menunggu berita dari IPF terkait perkembangan masalah ini. 
 
Mohon kesediaan teman- teman untuk bersama- sama dengan kami mendoakan proses kesembuhan Profesor Friedman dan istri yang mendampingi, sehingga dapat membagikan ilmu yang dimiliki beliau kepada kita semua. 
 
Penyambutan Mahasiswa Asing


Pada tanggal 2 September 2016, UK Petra menyambut mahasiswa asing peserta program student exchange dan program Darmasiswa. Acara penyambutan ini dilaksanakan di Lounge Entrance Hall UK Petra. Semester ini sebanyak 18 mahasiswa internasional yang berasal dari negara Belanda, Jerman, Italia, Korea, dan Thailand disambut oleh Pimpinan Universitas, BAKP, dan Pimpinan Program/Prodi tujuan dari mahasiswa-mahasiswa ini. Dalam acara penyambutan yang dilaksanakan secara informal ini, para mahasiswa asing berkenalan dengan civitas kampus, rekan Petramate, dan juga sesama mahasiswa asing lainnya.

Dari 18 mahasiswa asing ini, 13 mahasiswa mengikuti program student exchange, terdiri dari 8 Mahasiswa dari Belanda, 2 dari Jerman, dan 3 dari Korea Selatan. Mereka akan bergabung di program IBAcc, IBM, Manajemen Kepariwisataan, dan Sastra Inggris. Selain program student exchange, UK Petra juga menjadi tujuan mahasiswa asing peserta program Darmasiswa. Darmasiswa adalah program dari pemerintah Indonesia untuk mendukung globalisasi dan pengenalan antar budaya negara. Program Darmasiswa kali ini diikuti oleh 2 mahasiswa dari Thailand, 2 mahasiswa Korea Selatan, dan 1 mahasiswa dari Italia. Kelima mahasiswa yang mengikuti program Darmasiswa ini, akan menempuh 14 SKS per semester yang terdiri dari 10 SKS mata kuliah Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan 4 SKS Indonesian Culture in Practice. Dalam mata kuliah Indonesian Culture in Practice, para mahasiswa diperkenalkan kebudayaan Indonesia dengan cara belajar membuat kerajinan seperti kain batik jumputan dan membuat topeng batik.

Para mahasiswa student exchange akan mengikuti perkuliahan di program seperti mahasiswa pada umumnya. Mahasiswa student exchange ini bergabung di program IBAcc 2 orang, IBM 3 orang, Manajemen Kepariwisataan 6 orang, dan Sastra Inggris 2 orang. Keistimewaan tahun ini adalah 2 orang peserta student exchange meminta untuk mengikuti perkuliahan BIPA. Keinginan mahasiswa asing untuk mempelajari bahasa Indonesia ini mengindikasikan bahwa para mereka memiliki ketertarikan untuk lebih dalam memahami Indonesia bukan hanya ingin pengalaman mencicipi budaya Indonesia di sela perkuliahan.

Christopher Benner, seorang mahasiswa dari Hochschule Mainz University of Applied Sciences, Jerman, menceritakan pengalamannya. Semua diawali dengan kerinduannya untuk mengenal budaya selain budaya Eropa. Kemudian ia bertemu dengan salah seorang dosen IBAcc UK Petra saat berkuliah keuangan di Jerman. Dari diskusi itu ia mendapatkan informasi tersedianya program student exchange ke UK Petra. Ketika ditanya apa yang hendak ia pelajari di Indonesia, ia menjawab “I want to study finance or accounting so I hope I can learn much here“. Menerima mahasiswa dari luar negeri dan berbagi ilmu dan kebudayaan adalah salah satu kegiatan yang mengusung visi UK Petra untuk menjadi A Caring and Global University with Commitment to Christian Values. (noel) (/dit)